
Dr. Ni Nyoman Sri Wisudawati, S. ST. Par., M. Par., bersama Ketua Perdiknas dan Pimpinan Undiknas.
DENPASAR-Fajar Bali | Program Studi (Prodi) Destinasi Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, kini semakin percaya diri memberikan pelayanan terbaik setelah memiliki dosen berkualifikasi doktor di bidangnya.
Adalah Dr. Ni Nyoman Sri Wisudawati, S. ST. Par., M. Par., mencatatkan diri sebagai doktor bidang ilmu pariwisata pertama di Undiknas. Wisudawati berhasil melewati Sidang Terbuka dan Promosi Doktor, Program Doktor, Prodi Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana (Unud), Selasa (23/4) di Kampus Sudirman, Denpasar.
Wisudawati mengangkat disertasi "Revitalisasi Desa Celuk sebagai Desa Wisata Berbasis Pariwisata Kreatif Berkelanjutan".
Novelty penelitian disertasinya diharapkan menjembatani keinginan wisatawan dan masyarakat sekitar yang ingin mendapatkan efek perekonomian tanpa menggerus budaya lokal.
Srikandi yang bergabung ke Undiknas sejak 2016 ini, secara detail memberikan sumbangsih pemikiran agar Celuk yang notabene desa kelahirannya, mampu berkembang sebagai desa wisata berbasis krya (kerajinan) dikolaborasikan dengan potensi alam.
"Tujuannya agar mengangkat status dari desa wisata rintisan menjadi desa wisata berkembang. Jadi penelitian ini perlu dikolaborasikan dengan penelitian lainnya," kata Wisudawati, usai sidang terbuka.
Menurutnya, wisatawan yang datang ke Desa Celuk yang tersohor dengan kerajinan peraknya, tidak hanya sebatas membeli hasil kerajinan sebagai souvernir, tapi menikmati wisata alam, misalnya tubbing di sungai dan tracking yang sudah tersedia saat ini.










