Doktor Ilmu Kedokteran Buktikan Potensi Ekstrak Buah Pare Untuk Kontrasepsi Pria

Pare Doktor

Hasil penelitian menunjukkan rerata konsentrasi spermatozoa kelompok perlakuan lebih rendah secara signifikan dibandingkan dengan kontrol. Ekspresi protein StAR lebih rendah pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol.

Kadar testosteron lebih rendah pada kelompok perlakuan. Sedangkan ekspresi caspase-3 secara signifikan lebih tinggi pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok control. Namun pada pemeriksaan kadar MDA tidak didapatkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok.

Pada analisis multivariat menggunakan regresi linier berganda didapatkan bahwa kadar testosteron berpengaruh paling besar terhadap konsentrasi spermatozoa.

Kesimpulannya, pemberian ekstrak buah pare menyebabkan konsentrasi spermatozoa, ekspresi protein StAR, dan kadar testosteron menjadi lebih rendah, dan ekspresi caspase-3 menjadi lebih tinggi. Sedangkan Kadar MDA tidak terdapat perbedaan yang signifikan.

Saran bagi peneliti selanjutnya adalah perlu penelitian lebih lanjut terhadap marker/penanda lain terkait efek ekstrak pare terhadap fertilitas.

Kebaruan penelitian ini adalah menemukan bahwa pemberian ekstrak buah pare (Momordica charantia L) menyebabkan penurunanan fertilitas pada mencit terutama terjadi melalui jalur hormonal yaitu penurunan ekspresi protein StAR dan kadar testosteron yang meningkatkan apoptosis sel spermatogenik dengan indikator peningkatan caspase-3. Kadar malondialdehyde (MDA) tidak mengalami peningkatan yang mengindikasikan tidak terjadinya peningkatan stress oksidatif sehingga kemungkinan ekstrak berdampak sitotoksik langsung terhadap sel spermatogenik tidak terbukti. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top