Djarum Trees For Life Ajak Mahasiswa Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pemogan, Bali

"Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan penanaman dan konservasi Mangrove yang diinisiasi oleh Djarum Foundation melalui program Djarum Trees for Life. Kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata penanaman mangrove sebagai simbul upaya keberlanjutan lingkungan dan mengurangi efek perubahan iklim serta wujud kepedulian dan pelestarian hutan mangrove," kata Gubernur Bali dalam sambutannya.

Bali Memiliki Kawasan Hutan Mangrove Seluas 3.000 Hektar. Dari jumlah tersebut sebesar, 44% (1.373,50 ha) ada di Kawasan Hutan TAHURA Ngurah Rai. Kawasan Hutan Tahura Ngurah Rai memiliki 17 spesies Mangrove sejati (true Mangrove) dan 16 spesies Mangrove ikutan (Mangrove assosiate), disamping itu juga terdapat berbagai jenis burung, kepiting dan ikan yang hidup di dalam kawasan tersebut.

Namun seiring berjalannya waktu, luas hutan mangrove Tahura mengalami penurunan yang diakibatkan oleh berbagai hal diantaranya adanya konversi kawasan hutan untuk berbagai kepentingan publik dan program nasional yang tidak dapat terelakkan. Hal ini kata gubernur, dikarenakan posisi kawasan TAHURA Ngurah Rai yang sangat strategis berada pada pusat pertumbuhan industri pariwisata wilayah Sanur, Kuta dan Nusa Dua.

Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji mengatakan Mangrove menjadi salah satu tumbuhan sentral dalam penanganan perubahan iklim karena kekayaan fungsi fisik, ekologi, sosial, ekonomi. Upaya pelestarian Mangrove harus berkelanjutan mengingat tanaman yang hidup di wilayah perairan ini rentan mengalami kerusakan, baik secara alami maupun karena aktivitas manusia. Indonesia yang memiliki luasan Mangrove hingga 22,6 persen dari total keseluruhan dunia memainkan peran sentral, termasuk dalam hal serapan emisi karbon yang sangat besar dari Mangrove.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top