Dituntut 8 Tahun Penjara, Terdakwa Kasus Narkoba Merengek Minta Divonis Ringan

Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi pengacara dari PBH Peradi Denpasar sepakat untuk mengajukan pembelaan secara tertulis. Tapi secara pribadi terdakwa langsung mengajukan pemohon kepada majelis hakim. 

Terdakwa di muka sidang memohon agar diberi hukuman seringan-ringannya dengan alasan terdawa adalah tulang punggung keluarga. "Saya sangat menyesali perbuatan saya, karena perbuatan saya ini anak dan istri saya terlantar. Karena itu saya mohon agar hukuman saya diringankan,"pinta terdakwa. 

Dalam surat tuntutan, jaksa juga mengungkap sejumlah fakta yang terungkap selama persidangan. Diantara terkait penangkapan terdakwa yang dilakukan polisi pada tanggal 16 November 2020 sekira pukul 21.50 Wita di salah satu warung di Jalan Tukad Pancoran, Denpasar. 

Sebelum melakukan penangkapan, petugas polisi mendapat informasi dari masyarakat yang menyebut bahwa ada peredaran narkoba di daerah sekitar Desa Panjer, Denpasar Selatan. 

Atas informasi itu petugas dari Polresta Denpasar langsung melakukan penyidikan hingga dilakukan penangkapan terhadap terdakwa saat berapa di Jalan Tukad Pancoran. 

"Dari tangan terdakwa polisi berhasil mengamankan barang bukti narkoba berupa 10 butir ekatasi, sabu sabu seberat 0,15 gram dan pecehan narkoba jenis MDMA sebarat 0,12 gram," sebut jaksa. 

Karena terdakwa tidak memiliki izin atas penguasaan barang haram tersebut, terdakwa pun oleh petugas dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut.(Eli)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top