"Biasanya ketika datang dari luar rumah, kita jangan langsung mengambil anak-anak. Kita harus mandi dulu, keramas serta membersihkan pakaian yang digunakan di luar rumah. Barulah mendekati anak-anak. Kalau tidak demikian, kemungkinan kena virus ini sangat besar. Apalagi anak kita belum mendapatkan imunisasi Covid-19. Kita kan tidak pernah tahu Covid-19 itu datang," ujarnya.
Kedua, dr Suarjaya menegaskan agar semua orang disiplin terhadap diri mereka masing-masing. Karena Covid-19 akan selalu berupaya menyerang setiap waktu dan dimanapun. "Mulai saat ini kita harus melakukan semua langkah secara disiplin. Terutama menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Tak hanya itu, menjaga kesehatan tubuh dengan rutin berolahraga juga mampu meningkatkan imunitas tubuh," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, dr Suarjaya mengungkapkan beberapa hal yang harus dilakukan orang tua ketika anaknya terserang Covid-19. Diantaranya adalah bisa melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing dengan ketentuan si anak tidak bergejala, kemudian bergejala ringan serta masih aktif bergerak.
"Anak yang positif Covid-19 tanpa gejala, bisa diberikan vitamin C atau vitamin D agar imun tubuhnya tetap kuat. Selain itu pula, bagi mereka yang ada gejala ringan, bisa diberikan obat penurun panas atau obat flu biasa, disertai minum vitamin secukupnya," papar dr Suarjaya sembari menerangkan jika anak juga harus diberikan dukungan psikologis agar tetap merasa sehat. (car)










