BULELENG-fajarbali.com | Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng resmi meluncurkan JOSS Buleleng (Jaringan Operasional Sekolah Kesetaraan), sebuah platform layanan digital yang menjadi sistem pendukung dalam percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Buleleng. Peluncuran dan sosialisasi JOSS Buleleng digelar secara luring di Aula Disdikpora Kabupaten Buleleng, Kamis (10/9/2026) dan diikuti secara daring oleh perangkat daerah, pemerintah desa, serta satuan pendidikan kesetaraan di seluruh Kabupaten Buleleng.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Buleleng Nomor 100.3.3.2/254/HK/2026 tentang Tim Koordinasi Daerah Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah Kabupaten Buleleng. Melalui JOSS Buleleng, Disdikpora menghadirkan platform yang mengintegrasikan data ATS, layanan informasi, koordinasi lintas sektor, hingga pendaftaran pendidikan kesetaraan secara daring dalam satu sistem terpadu.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gede Surya Bharata dalam sambutannya mengatakan JOSS Buleleng merupakan proyek perubahan sebagai jawaban atas kebutuhan teknis implementasi kebijakan penanganan anak tidak sekolah di Kabupaten Buleleng.
“JOSS Buleleng merupakan akronim dari Jaringan Operasional Sekolah Kesetaraan. Platform ini kami hadirkan sebagai salah satu support system untuk melakukan penanganan anak tidak sekolah di Kabupaten Buleleng secara lebih intensif, terintegrasi, dan berbasis teknologi,” ujar Surya Bharata.










