Denpasar-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Untuk menyiapkan tenaga konselor TB (Tuberkulosis) yang handal dan profesional, Dinas Kesehatan Provinsi Bali melalui Bapelkesmas Bali melaksanakan Pelatihan Konseling TB yang berlangsung pada 17-24 Pebruari 2021.
Pelatihan juga dirangkaikan dengan kegiatan klasikal pada 21-24 Pebruari 2021. Dalam kesempatan tersebut, Kepala UPTD Bapelkesmas Ni Made Parwati mewakili Kepala Dinas Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya berkesempatan untuk membuka acara resmi Pelatihan Konseling TB yang dilakukan secara daring.
"Selain kami melakukan pelatihan konseling, kami di UPTD Bapelkesmas juga menyelenggarakan pelatihan konseling Motivational Interviewing berbasis Health Belief Model pada penderita tuberkulosis paru bagi petugas puskesmas se Provinsi Bali. Pelatihan ini dilaksanakan 17 hingga 24 Februari 2021 mendatang," jelas Parwati, Sabtu (20/2/2021) di Denpasar.
Parwati juga menyatakan bahwa pelatihan juga dilakukan secara Blanded Learning yaitu kombinasi antara pelatihan dengan metode online dan metode klasikal. "Untuk pelatihan secara online kami gelar pada tanggal 17-20 Februari 2021. Sedangkan, untuk kegiatan klasikal dilaksanakan pada 21-24 Februari 2021," tambahnya.
Parwati dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Kesehatan mengatakan, Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan global dalam upaya pencegahan maupun penanggulangannya. Penyakit ini dapat disembuhkan, bila pengobatan dilakukan secara teratur dan penderita patuh dalam minum obat. Pengobatan TB membutuhkan waktu panjang yakni 6 hingga 8 bulan untuk mencapai penyembuhan dan dengan paduan (kombinasi) beberapa macam obat.










