Dinas Pertanian dan Dinas Pariwisata Badung Masuk Top Inovasi Pelayanan Publik 2023

Kadis pertanian presentasi

Pihaknya menjelaskan, dalam mendukung misi delapan yakni memperkuat sinergitas pariwisata dengan pertanian, pembaruan/ peningkatan inovasi. Ada empat strategi dalam inisiatif yaitu produk lokal berdimensi global, menumbuhkan kemandirian dan kreativitas, pengembangan SDM, menumbuhkan ikon unggul, perubahan dalam pemberian layanan publik seperti perubahan dalam inovasi teknis serta manajemen pemasaran. Komitmen keberlanjutan dari Pemerintah Kabupaten Badung yakni aspek pembinaan dan pendampingan, peningkatan pendapatan, perubahan budaya petani.

 

 “Adapun dampak positif yang didapat antara lain mampu menjadi titik ungkit ekonomi pedesaan, mampu mengurangi urbanisasi, mampu menumbuhkan sinergitas pertanian ke pariwisata, mampu memunculkan ikon Badung Utara. Menjadi inspirasi berkembangnya beberapa event di Badung Utara, memberi dampak terhadap pemasaran sayuran konvensional lainnya di Desa Pelaga. Dampak yang didapat melalui Sistem Pemantauan dan Evaluasi dari pemantauan dan evaluasi regular, rapat anggota tahunan oleh Koperasi Mertanadi, pengawasan oleh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan media massa. Output yang dihasilkan didapatkannya komoditas sayuran unggul, berkembangnya areal Asparagus, meningkatkan pendapatan masyarakat/petani, terbukanya peluang kerja, tertariknya generasi muda menekuni Asparagus. Adapun Luas areal yakni 0,5 Ha (Before), 17,79 Ha (After). Pendapatan Rp. 16.500.000 (Before), Rp. 86.346.400 (After) dengan Jumlah tenaga kerja sebanyak 501 orang,” ujarnya. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top