Dosen Pascasarjana Prodi Ilmu Komunikasi Hindu UHN I Gusti Bagus Sugriwa itu mengaku, ia dan keluarga sudah mengikhlaskan kepergian sang ayah. Pihaknya pun menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan atau kekurangan yang pernah sang ayah lakukan semasa hidup. "Bapak sudah tenang meninggalkan tubuhnya. Meninggal dengan tersenyum tanpa rasa sakit," terangnya.
Semasa hidup almarhum merupakan sosok yang sangat dekat dengan anak dan cucunya. Almarhum dikenal sebagai penulis Mimbar Agama Hindu di beberapa majalah Hindu, surat kabar dan aktif menulis buku agama Hindu. Kecintaan almarhum terhadap bidang pendidikan agama Hindu membuatnya tak pernah berhenti menulis. Bahkan setelah sempat mengalami stroke ringan pertama pun almarhum yang dikenal energik tersebut masih aktif menulis.
Semasa hidup almarhum juga kerap kerap diundang sebagai pembicara dan narasumber dalam beberapa program TV dan radio. Almarhum juga kerap didaulat menjadi narasumber ceramah-ceramah bimbingan agama di seluruh Indonesia. Kepergian I Ketut Wiana meninggalkan seorang istri, 6 anak, 13 cucu serta 1 cicit.W-004










