BULELENG-fajarbali.com | Menilai gencarnya informasi liar di era digitalisasi dan ancaman perubahan ideologi politik, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa selaku Ketua Pusat Penguatan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng meminta seluruh peserta sosialisasi untuk lebih menguatkan lagi wawasan kebangsaan demi menjaga keutuhan empat Pilar Wawasan Kebangsaan Republik Indonesia.
Demikian disampaikan dalam Pembukaan Sosialisasi PPWK Untuk Indonesia Maju, Selasa (24/2/2026) di Ruang Seminar Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Undiksha Singaraja.
Dalam rangka menanamkan sekaligus menguatkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda Buleleng, PPWK Buleleng kembali melaksanakan sosialisasi dengan menyasar mahasiswa Undiksha Singaraja yang merupakan generasi emas menuju Indonesia Maju.
Dalam sambutannya, Sekda Suyasa mengajak seluruh peserta sosialisasi untuk memahami dengan baik apa itu 4 pilar wawawasan kebangsaan. Sehingga dalam perannya sebagai generasi emas untuk Indonesia Maju benar-benar terimplementasi di masyarakat.
“Empat pilar wawasan kebangsaan itu adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Kita harus pahami dengan baik dan benar serta meningkatkan pilar wawasan kebangsaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sekda Suyasa.
Ditambahkan, ancaman Negara sekarang ini adalah perubahan ideologi politik dan merebaknya informasi secara random melalui digitalisasi menjadi salah satu pelemah wawasan kebangsaan khususnya kepada generasi muda. Terkait itu, untuk menekan permasalahan itu PPWK Buleleng hadir secara konsisten melakukan roadshow sosialisasi wawasan kebangsaan dengan tujuan meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.










