
Terdakwa Jois Apriliyah digiring petugas pengawal tahanan usai jalani sidang di PN Denpasar dengan aganda pembacaan tuntutan.Foto/eli
DENPASAR-Fajarbali.com|Tedakwa Jois Apriliyah (34) yang diseret ke Pengadilan Negeri Denpasar karena diduga melakukan tindak pidana penipuan dengan modus kerjasama investasi dana pinjaman (DAPIN) online, Selasa (9/7/2024) dituntutut hukuman 1 tahun dan 6 bulan penjara.
Terungkap dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta Wijaya dalam amar tuntutannya menyatakah terdakwa Jois terbukti bersalah melaku tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 ayat (1) KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. "Memohon agar majelis hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan," demikian bunyi amar tuntutan jaksa.
BACA Juga : Dianggap Masuk Pokok Perkara, Eksepsi Mantan Dirut BPR KS Ditolak Hakim
Sebelum sampai pada tuntutan, jaksa yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Bali itu terlebih dahulu mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Yang memberatkan, akibat perbuatan terdakwa membuat empat orang korban mengalami kurugian Rp. 262.880.000.
Sedangkan hal yang meringakan, terdakwa belum pernah dihukum, mengakui dan menyesali perbuatannya, serrta terdakwa sebagai seorang ibu yang mempunyai 3 orang anak," sebut jaksa Eddy Arta. Mendengar tuntutan itu terdakwa nampak pasrah dan hanya diam saat pergi meninggalkan ruang sidang.
BACA Juga : Dilaporkan Menganiaya Warga, Propam Polda Periksa 10 Oknum Resmob Polres Klungkung
BERITA TERKINI

BINUS Gelar QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026, Hadirkan 1.500 Delegasi Pendidikan Tinggi ke Bali

Tiga Pendidik Kreatif Bali Sabet Juara Ajang Guru Inspiratif Astra Honda 2026

Dari Mimpi Masa Kecil ke Podium Dunia: Veda Ega Pratama, Harapan Baru Motorsport Indonesia

Lestarikan Tradisi Penjor, GWK Cultural Park Wadahi Kreativitas UMKM dan Generasi Muda






