
FOTO: Ns. I Nyoman Dharma Wisnawa, S.Kep., M.Kes (tengah) bersama rekan sejawat DPK Dinkes Denpasar dan Puskesmas.
DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Menyemarakkan Internasional Nurses Day 2023, DPD Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI) Kota Denpasar menggelar kompetisi Nurses of The Year, beberapa waktu lalu. Para perawat se-Kota Denpasar itu saling unjuk kebolehan menyajikan inovasi.
Adapun tiga nominasi, di antaranya I Nyoman Dharma Wisnawa (DPK Dinkes dan Puskesmas), Ni Wayan Kendraniti (DPK RSUD Wangaya) dan I Made Dedi Antara (DPK RSU Balimed).
Ketiga nama itu muncul setelah dewan juri mempertimbangkan bahan penilaian dan inovasi yang telah disusun para kontestan. Dan akhirnya, I Nyoman Dharma Wisnawa keluar sebagai yang terbaik alias juara I se-Kota Denpasar.
Dharma Wisnawa yang bertugas sebagai Kooordinator Program Kesehatan Jiwa Puskesmas III Denpasar Utara tersebut menggagas inovasi "TOBAT" untuk menanggulangi kasus gangguan jiwa.
"TOBAT" adalah akronim dari Temukan, Obati, Beri Dukungan, Ajak Bersosialisasi dan Terima di Keluarga dan Masyarakat). Inovasi komunikasi lintas sektor dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa pada anak, remaja, dewasa dan lansia ini pun, berhasil menyabet Juara Harapan II tingkat Nasional.

Foto: Ns. I Nyoman Dharma Wisnawa, S.Kep., M.Kes., dengan tropi juara.
Ia mengungkapkan, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Bali, khususnya Kota Denpasar cukup tinggi, sebanyak 0,23 persen dari empat juta lebih total penduduk Bali. Hal ini menjadikan Bali menduduki peringkat empat gangguan jiwa berat di Indonesia.










