Catatan strategis di pertanian, sebut Winata, dewan merekomendasikan agar penyelenggaraan festival subak di kaji ulang. Dewan menilai, festival subak tidak ada output yang jelas, bahkan terkesan hanya seremonial belaka.
Hal serupa juga dikatakan ketua DPRD I Nengah Sumardi. Rekomendasi mengkaji ulang festival subak sangat tepat. Dikatakanya, selama ini tidak ada dampak terhadap peningktan pendapatan dari sektor pariwisata justru mengurangi dana APBD yang sifatnya seremonial saja. "Karena terkesan hanya seremonial yang ujung-ujungnya merugikan petani yang lahanya dipakai serimonial," ujar I Nengah Sumardi.
Sementara itu, bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dalam penyampaianya menyebutkan,catatan strategis DPRD Karangasem sebagai bentuk pembenahan pembangunan Karangasem dimasa mendatang. Ia mengatalan,rekomendasi merupakan pemikiran mewujudkan Karangasem yang bersih dan bermatabat tentunya membutuhkan waktu mengatasi kendala-kendala ada.
"Ini menuntut perhatian serius dan kerja keras. Pembenahan kualitas SDM mengarah profesionalisme yang tinggi memanfaatkan peluang dan tantangan yang dihadapi. Mari pengalaman masa lalu jadikan acuan dan pelajaran yang akan datang dengan memupuk koordinasi dengan pihak lainya," ujar Bupati.
Bupati juga menilai,rekomendasi merupakan satu bentuk hal yang positif,sebagai referensi dan pedoman pembangunan selanjutnya yang masih perlu mendapat perhatian bersama terkait pelayanan pembangunan. (bud)










