DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Gede Cahya Aryadiputra, S.Pd., mantan Presiden BEM Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar yang genap berusia 24 tahun, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif dari Partai Hanura. –De Cahya- sapaan akrabnya, akan bertarung memperebutkan kursi wakil rakyat Kabupaten Tabanan daerah pemilihan (dapil) Selemadeg Raya, Pupuan pada Pemilu 2019 mendatang.
Dikonformasi melalui sambungan telepon, di Denpasar, Kamis (19/04/2018), De Cahya mengungkapkan, alasan utama dirinya maju, yakni sebagai bentuk kepedulian terhadap tanah leluhurnya di Kecamatan Selemadeg Barat. “Tabanan butuh wakil rakyat yang revolusioner. Tabanan ini kaya akan sumber daya alam, banyak sumber daya manusia yang mumpuni, hanya masih sedikit yang mau terjun untuk berkiprah di ranah politik,” kata dia.
Bermodal segudang pengalaman berorganisasi sewaktu menjadi mahasiswa maupun sebagai Wakil Ketua Peradah Denpasar, ditambah dukungan dari partai besutan Osman Sapta, dirinya optimis lolos menduduki kursi dewan di daerah ‘Lumbung Beras’ itu. Saat ini, ia juga tercatat menjabat Wakil Sekertaris DPD Hanura Bali dan Sekertaris DPD Laskar Muda Hanura (Lasmura) Bali, yakni organisasi sayap partai yang melibatkan generasi muda.
Sementara dukungan dari luar organisasi, datang dari relawan ‘SAHAJA’ yang merupakan kepanjangan dari Sahabat Jero Cahya. SAHAJA didomonasi kaum milenial yang peduli akan keberlangsungan negara melalui jalur politik. Pria lajang ini sangat menyayangkan jika generasi muda tidak tertarik dengan politik. “Kita generasi muda harus berkiprah ke jalur politik. Masa depan bangsa dan negara ada di tangan anak muda,” ujar De Cahya.










