SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com I Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa berkesempatan meninjau langsung kesiapan penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Singaraja.
”Saya lihat di SMPN 1 Singaraja ini persiapan sudah dilakukan. Protokol Kesehatan (Prokes) sudah disiapkan sesuai dengan jumlah siswa yang akan melakukan PTMT. Tetapi karena sekolah ini akan melakukan Asesmen Nasional (AN) sampai hari kamis depan, maka hari Jumat baru bisa mulai,”ujar Suyasa usai melakukan peninjauan kesiapan PTMT di SMPN 1 Singaraja, Jumat (1/10).
Sebelum PTMT dimulai, Suyasa menegaskan agar penerapan aplikasi peduli lindungi sudah dilakukan. Dalam pantauannya, SMPN 1 Singaraja sudah terdaftar dalam sistem peduli lindungi. Namun saat ini masih menunggu QR Code yang sedang disiapkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng.”Saya tegaskan disini, aplikasi peduli lindungi agar sudah digunakan sebelum PTMT dimulai. Sehingga nanti pada saat PTMT dimulai, prokes sudah berjalan sesuai dengan standar yang berlaku,”tegas Suyasa. Masih kata Suyasa, selain penerapan peduli lindungi, kesiapan prokesnya dinilai sudah baik. Seperti yang dilihat pada ruangan kelas, meja siswa sudah disiapkan lengkap dengan pembatas akrilik. Dari sini dilihat persiapan sudah dilakukan dengan baik. Tinggal sekarang pengawasan saat PTMT dimulai saja.”Tentu memang semua persiapan itu harus dijalankan, diawasi dan dikontrol oleh sekolah maupun oleh manajemen sekolah. Sehingga bisa berjalan dan setelah PTMT dimulai tidak menimbulkan klaster lagi,”imbuhnya.










