Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata, Kisah Ritno Kurniawan Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai

Foto-2
Aktivitas trekking di kawasan Desa Sejahtera Astra Nyarai yang menawarkan potensi wisata alam berupa lubuk dan kolam alami di kawasan Bukit Barisan. Pengembangan ekowisata ini menjadi alternatif sumber penghidupan masyarakat yang sebelumnya bergantung pada aktivitas penebangan kayu di kawasan hutan.

Perubahan tersebut mulai terasa yang diawali dengan dukungan program Desa Sejahtera Astra, yang memberikan penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan peralatan pendukung, serta pengembangan atraksi wisata baru seperti arung jeram. Dalam waktu sekitar tiga bulan, masyarakat yang sebelumnya belum memahami standar pengelolaan pariwisata mampu mengembangkan keterampilan sebagai pemandu wisata alam secara profesional.

Saat ini tercatat sebanyak 45 pemandu arung jeram dan lebih dari 100 masyarakat terlibat aktif dalam pengelolaan kawasan wisata, dengan 25 orang di antaranya menjadi pengurus inti. Masyarakat yang sebelumnya bergantung pada aktivitas penebangan kayu kini bertransformasi menjadi pemandu wisata alam yang profesional dan tersertifikasi.

Seiring meningkatnya aktivitas wisata, ekosistem ekonomi desa turut berkembang melalui hadirnya homestay, layanan pemandu wisata, serta berbagai usaha pendukung lainnya. Peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara termasuk dari Malaysia, turut memperkuat keberlanjutan ekonomi masyarakat desa.

“Astra berkomitmen untuk terus mendampingi transformasi desa berbasis potensi lokal. Pengembangan ekowisata berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Nyarai menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Ketika masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan, penguatan kapasitas, serta dukungan ekosistem yang tepat, mereka tidak hanya memiliki sumber penghidupan yang lebih stabil dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian kawasan secara berkelanjutan,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top