Dapur Umum MBG di Klungkung Belum Kantongi Sertifikat Higiene

u21-FB_IMG_1759907623172
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung drg. I Gusti Ayu Ratna Dwijawati meninjau dapur MBG di Desa Batununggul, Nusa Penida.

Setelah seluruh indikator tersebut terpenuhi, barulah kemudian Dinkes akan mengeluarkan rekomendasi SLHS atas SPPG tersebut.

Sejauh ini drg. Ratwa Dwijawati memastikan belum ada SPPG di Kabupaten Klungkung yang sudah mengantongi SLHS. Termasuk SPPG di Desa Selat yang sudah beroperasional sejak tanggal 17 Februari 2025 lalu. Oleh karena itu, tim Dinkes harus mengebut pengecekkan ke masing-masing SPPG. Sehingga proses penerbitan SLHS bisa terselesaikan sebelum tanggal 1 November 2025 mendatang.

"Kalau SPPG yang sudah beroperasi harus segera ajukan SLHS. Sehingga dalam waktu satu bulan ini harus ada sertifikatnya. Untuk SPPG yang di Selat, kami sedang tunggu jadwal turun. Kemarin kami baru turun ke Batununggul dan Dawan, untuk Selat mungkin sudah ajukan tapi kami belum turun," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung I Ketut Sujana mengatakan sejak tanggal 6 Oktober 2025 rupanya SPPG di Desa Selat menghentikan operasional untuk sementara. Rupanya, dapur umum yang melayani MBG di 21 sekolah tersebut sedang melakukanrenovasi di beberapa dibagian dapur. Diantaranya renovasi di bagian ruang persiapan, ruang produksi, gudang, ruang penyimpanan dan ruang pencucian.

"Karena sedang direnovasi, jadi sebanyak 21 sekolah tidak terlayani MBG. Mulai dari sekolah di Selat, Tegak, Selisishan, Manduang sampai SMAN 2 Semarapura. Kamu juga tidak tahu sampai kapan renovasi tersebut. Surat resmi tidak ada, kita hanya dapat info saja. Inilah kegiatan pusat yang memang belum terkoordinasi baik dengan Pemkab," ujar Sujana. W-019

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top