Covid-19 Di Bangli Tembus 18 Kasus Positif Tukang Suwun Pasar Kidul Juga Dinyatakan Positif

Tindak lanjut dari itu, Mantan Camat Kintamani ini juga menyampaikan, saat ini tim sedang melakukan penelusuran dengan siapa saja warga ini melakukan kontak erat. “Petugas sedang melakukan penelusuran kontak erat dari yang bersangkutan. Yang pertama di lingkungan tempat tinggalnya. Setelah penelusuran tersebut untuk rapid test kemungkinan akan dilakukan besok (Senin-hari ini),” ungkap Wayan Dirgayusa. Selanjutnya, tim Satgas juga akan melakukan penelusuran di Pasar Kidul tempat yang bersangkutan bekerja sebagai tukang suwun.

Terkait dengan kondisi tersebut, pihaknya juga mengingatkan bahwa pembatasan operasional Pasar Kidul telah dilakukan. Yakni buka dimulai pukul 07.00 Wita hingga 14.00 Wita.  Selain itu, penyemprotan dengan menggunakan cairan disinfektan juga bakal Kembali dioptimalkan, dua kali sehari. Yakni, sebelum buka dan setelah pasar tutup. “Kami juga mengingatkan Kembali, untuk pedagang dan pengunjung wajib mengenakan masker,” jelasnya. Dalam hal ini, pihaknya juga turut menekankan agar masyarakat tetap disiplin, menerapkan social distancing maupun physical distancing.

Sementara terkait rencana pemindahan para PMI asal Bangli lantaran adanya penolakan dari pihak adat,  hingga sore ini masih dalam proses pertemuan melibatkan Bupati Bangli, I Made Gianyar dengan pihak adat Kuta.  Menurut Dirgayusa, bahwa sesuai keinginan pihak adat, Minggu sore ini sebanyak 111 orang PMI yang menjalani karantina di sebuah hotel di Kawasan Kuta itu memang akan dipindahkan.  “Tapi untuk rencana pemindahannya, kita rencanakan akan dipindah ke hotel sebelah. Masih diseputaran Kuta. Sementara ini, kita masih menunggu pertemuan Bupati dengan pihak adat Kuta. Dari hasil pertemuan itu, baru akan kita lakukan pemindahan,” jelasnya. Sedangkan untuk RSJ dan SKB Kayuambua, kata dia, tetap dipersiapkan  sebagai alternative penampungan terakhir. “Semasih disini bisa menampung, itu kita jadikan untuk alternative terakhir. Sebab, disini lebih mudah kita melakukan pengawasan kepada PMI,” pungkas Dirgayusa. (arw)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top