Kolaborasi ini menegaskan posisi Ciputra Beach Resort sebagai pengembang yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. “Melalui sinergi dengan Seven Clean Seas, perusahaan ingin memastikan bahwa kontribusi yang diberikan memiliki dampak terukur bagi lingkungan pesisir. Penanganan sampah plastik di area pantai diharapkan dapat meminimalisir sumbatan pada aliran air yang sering memicu genangan saat musim penghujan,” jelas William Hendharto Ciputra.
Sejalan dengan semangat “Living by The Beach”, Ciputra Beach Resort memandang bahwa keberlanjutan lingkungan adalah fondasi utama dalam membangun kawasan hunian. Sebagai pengembang proyek perumahan tepi pantai yang menjanjikan di Bali, integrasi antara kenyamanan hunian dan kelestarian alam menjadi nilai jual sekaligus tanggung jawab moral bagi perusahaan dalam menjaga aset pariwisata daerah.
Inisiatif ini juga menciptakan preseden positif mengenai sinergi antara sektor properti dan organisasi nirlaba lingkungan. Dengan menggabungkan sumber daya dari industri properti dan keahlian teknis dari organisasi lingkungan, dampak yang dihasilkan diharapkan bisa lebih luas dan berkelanjutan. Kesadaran kolektif ini diharapkan mampu mendorong masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan pantai mereka sendiri.
Ciputra Beach Resort sendiri merupakan kawasan hunian terpadu seluas 80 hektar yang terletak di Kedungu, Tabanan. Dikembangkan oleh Ciputra Group, kawasan ini mengusung visi komunitas tepi pantai yang memadukan keindahan alam Bali dengan infrastruktur modern yang mumpuni. Komitmen terhadap lingkungan hidup dipandang sebagai elemen vital untuk menjadikan kawasan ini sebagai destinasi investasi yang aman dan nyaman dalam jangka panjang.










