TABANAN-fajarbali.com | Isu degradasi lingkungan dan ancaman banjir yang kian marak di Pulau Dewata memicu berbagai pihak untuk mengambil langkah nyata. Merespons kondisi tersebut, Ciputra Beach Resort menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Bali Beach Clean Up”. Bertempat di Pantai Batu Tampih, Tabanan, aksi ini dilaksanakan pada Jumat (14/2) dengan menggandeng organisasi lingkungan internasional, Seven Clean Seas.
Owner sekaligus GM Business Development of Ciputra Group, William Hendharto Ciputra, mengatakan kegiatan ini menandai langkah awal Ciputra Beach Resort dalam menjalankan program tanggung jawab sosial yang berfokus pada pelestarian ekosistem pesisir. “Fokus utamanya bukan sekadar memungut sampah, melainkan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai urgensi pengelolaan sampah yang terintegrasi. Hal ini menjadi krusial mengingat buruknya manajemen limbah sering kali menjadi pemicu utama bencana banjir di berbagai wilayah Bali,” ungkapnya.
CSR Manager of Seven Clean Sean, Mabel Anjali Primana menyebutkan, dalam pelaksanaannya, sekitar 30 hingga 50 partisipan yang terdiri dari manajemen Ciputra Beach Resort, tim ahli dari Seven Clean Seas, serta para relawan turun langsung ke lapangan. “Tak hanya bermodalkan semangat, aksi ini diawali dengan sesi edukasi lingkungan yang komprehensif. Peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis polutan laut dan dampaknya terhadap ekosistem sebelum melakukan penyisiran di sepanjang bibir Pantai Batu Tampih,” ujarnya.










