"Menyiapkan tenaga kerja unggul dimulai dari keberanian berinvestasi pada generasi muda. Melalui LKS Teknik Alat Berat, UT bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan lebih dari sekadar kompetisi, tetapi sebuah ekosistem pembinaan talenta yang menghubungkan ruang kelas dengan dunia industri," ujar Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Hery Sumiharto, S.E., M.Ed.
Sementara itu, di Kalimantan Selatan, LKS Teknik Alat Berat diikuti oleh 13 SMK dari berbagai daerah. Kompetisi yang diselenggarakan di Kantor Cabang UT Banjarmasin ini menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kompetensi terbaik sekaligus mempersiapkan wakil provinsi menuju LKS tingkat nasional.
CSR Manager UT, Himawan Sutanto menyampaikan bahwa pendidikan vokasi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun daya saing bangsa. "UT meyakini bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri merupakan fondasi penting dalam mencetak talenta yang unggul dan siap kerja. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang selaras dengan kebutuhan industri sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi terbaiknya. Kami berharap inisiatif ini dapat terus melahirkan lulusan vokasi yang kompeten, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Indonesia," ujar Himawan Sutanto.
Melalui LKS, UT tidak hanya meningkatkan kompetensi siswa SMK, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak talenta vokasi yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Program ini merupakan bagian dari implementasi UT for Education and Bright Future (UTFUTURE), sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan vokasi yang berkualitas dan berkelanjutan. (M-001/rl)










