
Desas-desus rencana Pemerintah Provinsi Bali untuk membangun pusat pengelolaan sampah organik di Kabupaten Klungkung menyedot perhatian publik. Apalagi, disebut-sebut lokasi yang dipilih berada di sarana penunjang Pusat Kebudayaan Bali (PKB). Tepatnya di kawasan Embung Tukad Unda, di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri Puncak HUT ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Klungkung di Balai Budaya Ida Dewa Istri Kanya, Kabupaten Klungkung, Minggu (8/2/2026).

Progam dana stimulus pembuatan ogoh-ogoh Rp5 juta kepada Seka Teruna Teruni (STT) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Kebudayaan nampaknya masih belum berjalan optimal. Lantaran hingga akhir Januari 2026, tercatat hanya 152 dari 481 STT di Kabupaten Klungkung yang mengajukan usulan.

Pada tanggal 20 Maret 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) telah membuat kesepakatan dengan tokoh masyarakat Dusun Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan. Yakni terkait penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente secara permanen pada 31 Januari 2026. Kini, batas waktu tersebut tiba, dan masyarakat menagih janji.

Abrasi di Pesisir Pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan kian parah diatensi oleh Bupati Klungkung I Made Satria, Minggu (1/2/2026). Bupati yang terjun ke lokasi berjanji akan mengupayakan usulan pembangunan tanggul BWS.

Pascadilanda banjir, fasilitas penyedia air bersih Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Ceningan, di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung menelan korban jiwa. Seorang karyawan I Gede Agus Satria Bayu (39) asal Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan meninggal dunia karena tersengat listrik saat berupaya melakukan perbaikan alat pompa air SWRO, Kamis (22/1/2026).