Bupati Launching Gerakan Serentak Pencegahan Stunting

u12-1000448835

Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat yang aktif berpartisipasi yang merupakan peran penting pengawasan langsung agar pelaksanaan di lapangan benar-benar sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan. “Saya sengaja datang untuk memastikan program ini berjalan dengan baik. Kadang kita menerima laporan bahwa semuanya sudah bagus, tetapi di lapangan belum tentu demikian. Setelah saya lihat, pelaksanaannya di sini tertib dan baik ini patut dipertahankan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. “Asupan makanan dan pola gizi harus diperhatikan. Pemerintah sudah menanggung seluruh biaya pelayanan kesehatan. Banyak daerah lain belum mampu seperti Badung. Karena itu, mari kita jaga kesehatan agar usia harapan hidup masyarakat terus meningkat,” tambahnya.

Bupati Adi Arnawa juga menegaskan pentingnya keterbukaan dan pengawasan masyarakat terhadap mutu layanan publik. Beliu kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak segan melapor apabila menemukan pelayanan yang tidak sesuai di lapangan. Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat dan perangkat daerah untuk bersama-sama menyukseskan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting sebagai wujud nyata komitmen Badung menuju generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. "Kalau pelayanan tidak berjalan sebagaimana mestinya, laporkan langsung ke Kontak Bupati. Nanti tim saya akan langsung berkoordinasi dengan Rumah Sakit atau Puskesmas terkait. Prinsipnya, kita harus sama-sama bergerak. Saat ini, usia harapan hidup masyarakat Badung telah mencapai diatas 74–75 tahun, dan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat Kabupaten Badung," jelas Adi Arnawa.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top