Bupati Giri Prasta : KRM Perkuat Kolaborasi Daerah Kelola Hutan Mangrove

Kelola Hutan Mangrove  (1)

Disebutkan juga mangrove menjadi tempat hidup biota laut bernilai ekonomis penting bagi masyarakat. Mangrove juga banyak dimanfaatkan untuk kegiatan ekowisata oleh masyarakat. “Secara ekologis, mangrove menjadi benteng dari abrasi dan tsunami. Keberadaan mangrove tidak hanya penting untuk keanekaragaman hayati di pesisir tapi juga mendukung ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja," kata Giri Prasta.

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hj. Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya menyampaikan KRM ini inisiasi pihaknya bersama Tri Rismaharini ketika masih menjabat sebagai Walikota Surabaya. Megawati bercerita ketika itu Ibu Risma bertanya kepadanya tentang kondisi Kenjeran yang gersang agar bisa menjadi hijau, dengan spontan dirinya mengaku menyuruh ibu Risma agar menanami kawasan tersebut dengan pohon cemara udang yang memiliki karakter dapat menahan banjir Rob ataupun sebagai pemecah tekanan gelombang tsunami karena akarnya sangat kuat sehingga tidak cepat roboh.

“Terkait kebun raya mangrove ini, Surabaya kan kota yang panas jadi mangrove itu bisa membuat sejuk karena mengeluarkan oksigen dan mengambil polutan. Oleh sebab itu juga biota laut senang berada di hutan mangrove, ada ikan, ada udang, ada kepiting dan kawasan ini jadi tempat pembenihan mereka,” ucapnya.

Lebih lanjut Megawati Soekarnoputri menuturkan, ketika menjadi Wapres dirinya menyebut suka main di kebun raya yang ada di seluruh Indonesia yang saat itu jumlahnya ada lima buah antara lain Kebun Raya Bogor, Cibodas, Bedugul, Purwodadi dan Cibinong. Dimana kondisi semua kebun raya yang ada saat itu disebutkan kurang terawat.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top