Selain menanggapi isu perizinan dan lahan, Nuanu juga memaparkan kontribusi finansial dan sosialnya. Mereka menyebut telah membayar Pajak Hotel dan Restoran (PHR), menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat, serta secara aktif menyelenggarakan program budaya dan pendidikan. Fokus utama kontribusi ini adalah Nuanu Social Fund (NSF).
Sejak berdiri pada tahun 2023, NSF telah mengalokasikan total dana sebesar Rp 4,128 miliar untuk berbagai inisiatif komunitas. Dana ini disalurkan melalui lima program utama, yaitu Inisiatif Sosial, Acara Sosial, Dukungan Langsung, Dana Asa Kriya Open Call, dan Proyek Fokus. Program-program ini selaras dengan pilar komitmen Nuanu dalam bidang pendidikan, alam, kesehatan dan kesejahteraan, seni dan budaya, serta kehidupan berkelanjutan.
Dalam dua kuartal pertama tahun 2025 saja, NSF telah menunjukkan dampak yang signifikan. Program-programnya berhasil menjangkau 4.974 peserta melalui Acara Sosial, memberikan manfaat kepada 893 penerima melalui Dukungan Langsung, dan melayani 2.245 penerima manfaat melalui Program Dampak Sosial.
Ida Ayu Astari Prada menjelaskan bahwa NSF merupakan perwujudan keyakinan Nuanu bahwa pembangunan harus seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Ini bukan sekadar filantropi, melainkan cara Nuanu bertumbuh bersama Bali. Beberapa program andalan yang didanai NSF antara lain restorasi Pura Beji, dukungan untuk Timpal Hub, restorasi Gamelan Gambang, hingga program-program pemberdayaan petani dan kesejahteraan hewan," tegasnya










