MANGUPURA-Fajarbali.com | Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati sekaligus Ketua FKUB Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri dan membuka Lokasabha XI Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Badung. Kegiatan bertema “Meningkatkan Profesionalisme Pengurus Parisada demi Dharma Agama dan Dharma Negara” ini dibuka resmi lewat pemukulan gong di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Sabtu (24/10).
Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Lokasabha XI sebagai bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran kepengurusan lima tahunan. “Saya berharap Lokasabha tidak hanya dimaknai sebagai forum pemilihan pengurus baru, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan. Program yang sudah berjalan dengan baik agar dipertahankan, sedangkan yang masih perlu penyempurnaan hendaknya ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan umat,” ujarnya.
Bupati menegaskan PHDI memiliki peran strategis sebagai perekat persatuan umat Hindu untuk membangun kesamaan pola pikir agar tetap solid. Sebagai lembaga keumatan, PHDI dituntut peka, tanggap, dan hadir memberikan solusi bijak tanpa diskriminasi atas persoalan yang berkembang di masyarakat. “Ketika ada persoalan yang menyangkut umat, PHDI harus hadir dan tanggap. Berikan pemahaman serta masukan yang benar sehingga persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Jangan sampai ada tindakan diskriminatif yang justru dapat mengganggu kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” imbuh Adi Arnawa.










