BREAKING NEWS, Oknum Guru Olahraga Akui Cabuli Muridnya Sebanyak 19 Kali

Dijelaskannya, tersangka AA Kaya Weda yang sudah menjadi Guru Olahraga di SD 4 Sembung Mengwi sejak tahun 2005 itu, masih menjalani pemeriksaan intensif. Untuk menyelidiki apakah ada korban lainnya selain dua korban tadi.

"Kalau melihat modus operandinya bisa jadi ada korban lainnya. Tapi dia mengaku hanya dua saja dan kami masih mengembangkannya," tutur AKP Laorens didampingi Kasubag Humas Iptu Ketut Gede Oka Bawa.

Alasan tersangka mencabuli dua korbannya, kata AKP Laorens, karena tertarik melihat tubuh korban yang masih muda dan mulus. "Pengakuannya karena tertarik melihat tubuh korban yang masih muda," ungkapnya.

Terungkapnya kasus pencabulan, jelas AKP Laorens, setelah korban TF merasa ketakutan dikejar kejar-oleh tersangka yang ingin mengajaknya berhubungan badan. "Korban TF adalah mantan pelajar SD 4 Sembung yang kini bersekolah di SMP 4 Sembung. Dia dulu pernah dicabuli korban sama modusnya dengan korban KDAP," bebernya.

Akibat dikejar-kejar tersangka, korban TF stress dan bersembunyi dan menyayat lengan tangannya sendiri. Maksudnya ingin bunuh diri. Namun kejadian ini diketahui rekan rekannya dan melaporkan ke Guru Tata Usaha SMP 4 Sembung Mengwi. Kasus pencabulan ini akhirnya terbongkar dan dilaporkan ke Polsek Mengwi dan tersangka akhirnya ditangkap.(hen)

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top