BNN Kampanyekan Hidup Sehat Melalui Olahraga Padel, Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba

1000869985
TURNAMEN PADEL-Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si, membuka Turnamen Padel Piala Bersinar Kepala BNN RI Tahun 2026 Bali Series di Sanur, pada Jumat 5 Juni 2026.
SANUR -fajarbali.com |Indonesia Darurat Narkoba menjadi ancaman serius bagi ketahanan negara, dan generasi muda bangsa. Terlebih, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengklaim jumlah pengguna narkoba secara nasional mencapai sekitar 4,5 juta jiwa atau 2,11 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah ini setara dengan jumlah penduduk Provinsi Bali yang mencapai 4.4 juta jiwa. 
 
Dalam upaya mencegah generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam penyalahguna narkoba, BNN menggelar kampanye hidup sehat dan bebas narkoba. Para generasi muda diajak untuk mengikuti Turnamen Padel Piala Bersinar Kepala BNN RI Tahun 2026 Bali Series, yang berlangsung di Sanur, pada Jumat 5 Juni 2026. 
 
Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si, menegaskan, tingginya angka penyalahgunaan narkotika menjadi peringatan keras bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba telah menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat. Apalagi, jumlah penyalahguna narkotika secara nasional mencapai sekitar 4,5 juta jiwa atau hampir setara jumlah penduduk Bali. 
 
"Ini menunjukkan bahwa persoalan narkoba masih menjadi ancaman serius bagi bangsa, dan penanganan ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya aparat penegak hukum," beber Brigjenpol Budi saat membuka Turnamen Padel Piala Bersinar Kepala BNN RI Tahun 2026 Bali Series, di Sanur, pada Jumat 5 Juni 2026. 
 
Jenderal bintang satu dipundak ini kembali menegaskan, sebentar lagi BNN akan memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Menurutnya, peringatan HANI bukan sekadar agenda seremonial tahunan. 
 
"Peringatan HANI merupakan momentum keprihatinan dunia atas tingginya jumlah korban penyalahgunaan narkotika sekaligus komitmen bersama dalam memerangi narkoba demi kemanusiaan atau War on Drugs for Humanity," ungkapnya.
 
Brigjenpol Budi kembali menegaskan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika masih menjadi ancaman serius terhadap ketahanan negara, kesehatan masyarakat, kondisi sosial, perekonomian, hingga kualitas generasi muda Indonesia. Sehingga, penguatan pencegahan dan pemberantasan narkoba menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah.
 
“Bahaya narkotika sudah sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Sasarannya tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan generasi muda yang menjadi aset bangsa di masa depan,” tegasnya. 
 
Diungkapkanya, dalam upaya melawan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan penindakan hukum dan rehabilitasi saja. Pencegahan harus dilakukan secara masif melalui pendekatan promotif dan preventif yang menyentuh langsung gaya hidup masyarakat, terutama kalangan muda.
 
Salah satu langkah yang dijalankan BNN adalah program Ananda Bersinar atau Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba yang digagas Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto. Program tersebut mendorong generasi muda terlibat dalam berbagai aktivitas positif sebagai benteng terhadap penyalahgunaan narkotika.
 
Dalam implementasinya, BNNP Bali menggandeng Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Bali menggelar Turnamen Padel Piala Bersinar Kepala BNN RI Tahun 2026 Bali Series. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HANI 2026 sekaligus sarana kampanye hidup sehat dan bebas narkoba.
 
Budi mengatakan olahraga dipilih karena dinilai efektif membangun pola hidup sehat, meningkatkan ketahanan diri, memperkuat komunitas positif, serta menciptakan ruang interaksi sosial yang produktif bagi generasi muda.
 
“Olahraga merupakan salah satu cara efektif untuk menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba. Kami ingin membangun lingkungan yang sehat, produktif, dan berprestasi tanpa narkoba,” katanya.
 
Pemilihan cabang olahraga padel juga bukan tanpa alasan. Olahraga yang pertama kali berkembang di Indonesia melalui Bali pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020 itu kini tumbuh pesat dan memiliki komunitas yang terus berkembang. Awalnya padel diperkenalkan oleh kalangan ekspatriat Eropa sebelum akhirnya menyebar ke berbagai daerah di Indonesia.
 
Menurut Budi, karakter olahraga padel yang cepat, sosial, menyenangkan, dan inklusif menjadikannya sarana yang tepat untuk menyampaikan pesan hidup sehat dan kampanye anti narkoba kepada masyarakat luas.
 
Sementara Turnamen Padel yang berlangsung pada 5 hingga 7 Juni 2026 di Jungle Padel Sanur, akan diikuti 152 tim peserta dari berbagai kategori, mulai Youth U-12, Youth U-16 hingga kategori Gold. Kompetisi tersebut tidak hanya diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga melibatkan warga negara asing.
 
Turnamen ini mengusung tema “Change The Noise, Healthier Purpose” atau mengubah kebiasaan yang kurang baik menjadi aktivitas yang lebih positif dan menyehatkan. BNNP Bali berharap kegiatan tersebut menjadi sarana kampanye kreatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top