"Kami selalu ingatkan agar masyarakat tetap mewaspadai dampak cuaca ekstrem tersebut. Sehingga, hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Kami juga telah berkoordinasi, berkomunikasi dan bersinergi dengan aparat lainnya seperti BPBD maupun instansi pemerintah lainnya untuk dapat saling mengingatkan bila ada tanda-tanda cuaca tidak baik dan berpotensi terjadinya bencana alam," terangnya.
Dikatakan, pada umumnya angin bertiup dari arah Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 6-38 km/jam. Tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0.5-2 meter, di Perairan Selatan Bali berkisar antara 1- 4 meter, di Selat Bali berkisar antara 0.5-3 meter, dan di Selat Lombok berkisar antara 0.75-3 meter. "Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk memiliki kepekaan serta pemahaman atau pengetahuan tentang peringatan awal sehandainya akan terjadi bencana," tutupnya. (dha)










