BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem dan Bencana Alam

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Beberapa hari belakangan, sebagian besar wilayah di Bali dilanda hujan dengan intensitas yang tinggi disertai angin kencang dan petir, sehingga mengakibatkan terjadinya pohon tumbang serta bencana alam di sejumlah tempat. Hal tersebut disebabkan oleh dampak cuaca ekstrem hidrometeorologi yang masih diterjadi di wilayah Bali.

Kepala BMKG Wilayah III Denpasar, Agus Wahyu Raharjo mengatakan, bulan Januari dan Februari wilayah Bali sedang mengalami puncak musim hujan. Seluruh wilayah di Bali berpotensi terjadi hujan sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat. Kondisi ini diperkirakan akan terjadi hingga 3 hari ke depan.

"Oleh karena itu, daerah-daerah dengan topografi tinggi perlu mewaspadai adanya potensi tanah longsor, seperti di Tabanan, Buleleng, Badung Utara, Gianyar Utara, Bangli dan Karangasem. Sementara untuk wilayah Kota Denpasar, masyarakat dihimbau agar tetap mewaspadai terjadinya banjir/genangan air serta pohon tumbang saat terjadi hujan lebat yang datang secara tiba-tiba dengan durasi singkat," ungkapnya.

  Agus Wahyu Raharjo juga menjelaskan, selain karena sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan, Indeks ENSO di NINO3.4: -0.73 juga berdampak signifikan terhadap peningkatan hujan harian di wilayah Indonesia, dan wilayah Bali pada khusunya. Suhu muka air laut yang berkisar antara 28-30 derajat celcius di sekitar wilayah Bali ini juga berkontribusi terhadap penguapan yang cukup untuk pembentukan awan-awan hujan. Apalagi, massa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 200 mb (12.000 m).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top