Kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya pelaksanaan delapan fungsi keluarga, sehingga diperlukan layanan yang mampu mendampingi keluarga secara komprehensif dan berkelanjutan.
Satyagatra hadir sebagai layanan terpadu yang mengintegrasikan pelayanan teknis, pelayanan rujukan, promosi pelayanan, pencatatan dan pelaporan, serta pemantauan dan evaluasi.
Dalam praktiknya, pelayanan teknis mencakup penyediaan data dan informasi Program Bangga Kencana, konsultasi dan konseling keluarga balita dan anak, keluarga remaja dan remaja, pranikah, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, keharmonisan keluarga, keluarga lansia dan lansia, hingga konsultasi pemberdayaan ekonomi keluarga.
Apabila permasalahan yang dihadapi klien membutuhkan penanganan lebih lanjut dan tidak dapat diselesaikan di tingkat layanan, Satyagatra menyediakan mekanisme rujukan kepada tenaga profesional yang lebih kompeten.
Berdasarkan data Sistem Informasi Keluarga (SIGA), saat ini terdapat 53 Satyagatra di Bali yang tersebar di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan. Sepanjang tahun 2025, layanan tersebut telah melayani 2.875 klien, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan konsultasi dan konseling keluarga.
Peningkatan kapasitas kali ini menghadirkan narasumber dari Dian Selaras Psikologi dan Hipnoterapi Bali, yakni Hari Imam Wahyudi, S.Psi., Psikolog, C.Ht., dan Ida Ayu Ketut Julya Arcani, M.Psi., Psikolog.
Materi yang disampaikan mencakup penyelenggaraan Satyagatra di berbagai tingkatan serta praktik konseling untuk membentuk pengelola dan konselor yang profesional dan berkarakter.










