Dengan dilaksanakan kegiatan ini di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar diharapkan kabupaten/kota lainnya juga melaksanakan kegiatan yang sama. Sehingga kegiatan dialog literasi media ini dapat mencerdaskan masyarakat menggunakan media sosial akan lebih banyak diketahui oleh masyarakat. Dengan demikian masyarakat akan lebih teratur menggunakan media sosial, sehingga tidak mengganggu kenyamanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Ludra juga berharap bagi masyarakat yang sudah mengikuti Dialog Literasi Media ini agar menyebarluaskan kepada teman-teman maupun komunitasnya. Bahwa media sosial dapat berdampak positif dan negatif bagi dirinya, kalau salah menggunakan akan kena masalah hukum.
Kadis Kominfo dan Statistik Kota Denpasar Dewa Made Agung menyatakan, kemajuan teknologi memang menimbulkan banyaknya sumber informasi dan tak jarang memunculkan beragam versi informasi yang berbeda. Selain itu perkembangan teknologi dan dunia digital yang semakin pesat pada era ini, mendorong mudahnya akses komunikasi dan informasi. Maka menurut Dewa Agung acara Literasi Media ini melibatkan 100 orang yang terdiri dari guru, siswa, karang taruna, pengelola media sosial, kelompok informasi masyarakat, akademisi yang juga melibatkan narasumber dari Polda Bali, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali. (car)










