Berteduh Saat Hujan, Pelajar SMP Nyaris jadi Korban Sodomi Pria Tak Dikenal

IMG_20260423_124332
Ilustrasi pencabulan anak di bawah umur.
DENPASAR -fajarbali.com |Aksi tak senonoh dialami seorang pelajar SMP di salah satu sekolah swasta di Denpasar. Pelajar laki-laki berinisial GAP (16) itu mengaku nyaris menjadi korban sodomi yang dilakukan oleh seorang pria tak dikenal saat sedang berteduh karena hujan di Jalan Gunung Agung, Denpasar. Beruntung, korban cepat memvideokan kejadian tersebut dan pelaku kabur melarikan diri. 
 
Peristiwa pencabulan terhadap anak di bawah umur itu terjadi di Jalan Gunung Agung depan Toko Adi Jaya nomor 75 Pemecutan, Denpasar, pada Selasa 21 April 2027 sekitar pukul 12.20 Wita. 
 
Siang itu korban sendirian mengendarai sepeda motor sepulang dari sekolah. Dalam perjalanan menuju ke rumahnya, korban melewati Jalan Gunung Agung, Denpasar. 
 
Saat itu, cuaca sedang hujan. Korban berusia 16 tahun itu lantas berteduh di pinggir jalan depan toko Adi Jaya, atau persisnya tak jauh dari Puskesmas. Tiba-tiba korban didekati seorang laki laki tak dikenal dan korban langsung diajak mengobrol. 
 
Korban awalnya merasa tidak cemas karena pelaku mengajak mengobrol layaknya komunikasi biasa. Tapi lama kelamaan korban merasa gerah. Pasalnya, laki-laki tersebut meraba-raba dan memegang paha korban. 
 
"Pelaku memegang paha korban saat sedang mengobrol," beber sumber, pada Kamis 23 April 2026. 
 
Namun, beberapa saat kemudian pelaku makin agresif dan memegang alat kelamin korban. Korban diam saja meski hatinya dilanda ketakutan. 
 
Merasa tidak ada perlawanan, pelaku membuka resleting celana panjang korban sembari mengajak korban untuk berhubungan badan di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar. Sontak saja korban menolak permintaan tersebut. 
 
Korban lantas mengambil HP miliknya dan memvideokan aksi pelaku. Melihat dirinya divideokan, pelaku ketakutan dan ambil langkah seribu. Korban pulang dan melaporkan kejadian itu ke orang tuanya, SY (pelapor) sejurus kemudian melaporkannya ke Polresta Denpasar. 
 
Hingga kini, aparat kepolisian Satreskrim Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Polisi telah memintai keterangan korban dan saksi saksi di lokasi. Namun pelaku belum tertangkap. 
 
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto Diputra S.I.K.,M.H, mengatakan pihaknya masih mengecek kejadian tersebut. "Kami cek dulu ya," ungkapnya, pada Kamis 23 April 2026. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top