Dalam pengejaran tersebut, warga menemukan tersangka Jihanz bersembunyi di depan Pura Desa Pasar Mambal, Abiansemal sekitar pukul 12.00 Wita dan langsung ditangkap.
Setelah diinterogasi, pria yang ngekos di belakang Kantor Imigrasi, Gang 4 Nomor 8, Jimbaran, Badung itu mengakui telah mencuri 4 buah laptop di SDN Jagapati. Ia mengaku beraksi seorang diri dengan mengendarai Sepeda Motor Yamaha Mio nomor Plat P 5939 YR.
"Pelaku masuk ke dalam sekolah dengan memanjat pagar lalu masuk ke ruang guru dengan cara mencongkel jendela kantor," terangnya.
Sementara kepada Polisi, tersangka Jihanz mengaku mencuri karena terlilit hutang. Tidak hanya itu, pria asal Desa Kampung Mandar, Banyuwangi, Jawa Timur itu sudah beraksi sebanyak 30 kali di sejumlah sekolah di daerah di Bali.
Diantaranya, 7 kali di Jembrana, 6 kali di Tabanan, 5 kali di Buleleng, 3 kali di Gianyar, 8 kali di Denpasar, dan 1 kali di Abiansemal. "Pelaku merupakan maling lintas daerah di Bali. Dia ini spesialis maling di sekolah sekolah," ungkap Kompol Ruli. (hen)










