Bendung Transmisi Lokal, 712 Pedagang Pasar Galiran Dirapid Test

Menurut Suwirta, rapid massal ini dilakukannya karena sebelumnya ditemukannya sejumlah seorang pedagang yang positif Covid-19 dan jumlahnya terus berkembang. Katanya akan sangat berbahaya jika ada Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak terdata di pasar. Sehingga diputuskan untuk melakukan rapid test secara massal.

Selain rapid test, di hari yang sama 87 pedagang Pasar Galiran juga menjalani swab test. Hal ini difokuskan pada pedagang-pedagang yang sempat kontak dengan pasien Covid-19. "Dengan langkah ini, semoga penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klungkung dapat kita kendalikan," harapnya. Usai menjalani rapid dan swab test, para pedagang diminta untuk kembali ke rumah masing-masing. Sedangkan untuk hasilnya, nanti akan diumumkan oleh UPT Pasar.

Selain melakukan rapid dan swab test secara bertahap kepada seluruh pedagang dan petugas, Pasar Galiran juga akan disterilisasi. Sterilisasi dilakukan dengan penyemprotan diseluruh area pasar dengan menggunakan cairan pembersih lantai yang dicampur dengan cairan desinfektan. “UPT Pasar juga sudah kami tugaskan untuk menyiapkan tempat cuci tangan sebanyak 25 unit, menyiapkan jalur sirkulasi pembeli serta penertiban barang dagangan sehingga tidak mempersempit lorong yang menyebabkan terjadi desak-desakan di dalam pasar,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, dr. Made Adi Swapatni menyampaikan, dari 712 pedagang dan petugas pasar yang menjalani rapid test, sebanyak 72 orang diantaranya reaktif. "Jumlah yang dirapid 712 orang sedangkan yang reaktif 72 orang dan sudah langsung diswab," ujarnya. (dia).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top