
Armada Beam menjadi moda transportasi alternatif untuk membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara. (Foto : ist)
Head of Expansion Beam Mobility Indonesia, Valentinus Ricky Sjofyan mengatakan, pada uji coba kali ini, Beam Mobility akan menghadirkan armada di 3 area destinasi pariwisata di Kerobokan, yaitu Petitenget, Batu Belig, dan Basangkasa. Dikatakan, nantinya akan ada beberapa titik parkir yang tersebar di area ini guna memudahkan pengguna melakukan kegiatannya di sekitar area ini.
"Kami juga melibatkan masyarakat lokal Bali untuk bergabung menjadi bagian dari Beam, dimana kami memiliki tim yang terlatih secara khusus untuk berpatroli di seluruh area Kerobokan selama 24 jam yang disebut BEAM Rapid Response Ranger. Tim ini akan beranggotakan warga setempat untuk membantu pengguna mengoperasikan armada," terangnya.
Sejak tahun 2019, Beam Mobility telah mendapatkan sertifikasi Climate Neutral sebagai bentuk komitmen perusahaan atas pengurangan emisi karbon. Beam juga menargetkan untuk melangkah lebih jauh dalam mengurangi emisi karbon dengan menerapkan Reduction Action Plan dengan beralih menggunakan armada elektrik dari sumber daya terbarukan yang bersertifikat.
"Selain itu untuk merayakan peluncuran layanan Beam Mobility di Kerobokan, selama dua minggu ke depan Beam Mobility akan mengadakan kompetisi dengan hadiah khusus. Siapa pun yang mengunduh dan mendaftarkan aplikasi Beam dari App Store atau Google Play Store akan secara otomatis dimasukkan ke dalam undian berhadiah, dan satu orang akan dipilih secara acak untuk memenangkan layanan beam secara gratis selama setahun penuh. Syarat dan ketentuan kompetisi dapat dilihat di akun Instagram Beam (@ridebeam.Indonesia)." tutup Ricky. (M-001/rl)










