BBTF Ke-11 Sukses Digelar, Raih Transaksi Rp7,84 Triliun dan Perkuat Posisi Pariwisata Indonesia di Mata Dunia

WhatsApp Image 2025-06-13 at 21.14.24_f1595a33
Konferensi pers penutupan BBTF ke-11 di BICC Nusa Dua, Jumat (13/6/2025).

Selama tiga hari penyelenggaraan, BBTF 2025 menjadi wadah bagi ribuan pertemuan B2B yang dikurasi secara selektif, menghasilkan interaksi konstruktif antara buyer internasional dan seller dari berbagai wilayah Indonesia. Salah satu buyer yang merasakan dampak positif ini adalah Sebulon Chiliho Chicalu dari Namibia, yang baru pertama kali mengikuti BBTF.

"BBTF memberi saya pengalaman berharga dalam memahami Indonesia dari Bali. Kami sangat tertarik pada pariwisata desa dan komunitas. BBTF berhasil melebihi ekspektasi bisnis kami dan menghadirkan prospek yang berkualitas tinggi, sembari mengajarkan pentingnya pelestarian lingkungan dan pariwisata berkelanjutan," jelas Sebulon, yang berencana kembali tahun depan dengan tim yang lebih besar.

Sebagai bukti nyata dari kolaborasi yang terjalin, hari ini ASITA Bali dan Namibia Tourism Board (NTB) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjalin kerja sama pariwisata bilateral. Kemitraan ini mencakup program kunjungan pengenalan, workshop, pertemuan B2B, pertukaran media dan influencer, pengembangan destinasi baru, hingga kolaborasi paket wisata. MoU ini juga mendorong program pelatihan, partisipasi dalam festival dan pameran, serta promosi bersama tanpa keterikatan pada komitmen finansial langsung, membuka peluang tak terbatas bagi kedua belah pihak.

Para pemangku kepentingan dari berbagai daerah juga memberikan apresiasi tinggi terhadap BBTF. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini, SS., M.Hum, menilai BBTF sebagai platform penting untuk memperkenalkan destinasi berkualitas dan berkelanjutan, serta menjadi ruang pembelajaran bagi seller untuk memahami kebutuhan pasar. Senada, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, S.IP., M.Si., menyatakan bahwa BBTF menjadi wadah strategis dalam memperkenalkan potensi pariwisata berbasis alam dan budaya Kalimantan Timur kepada pasar domestik maupun internasional.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top