Bawas Mahkamah Agung Klarifikasi Pengaduan Ipung Terkait Dugaan Oknum PP Minta Uang

DENPASAR - Fajarbali.com | Badan Pengawasan Mahkamah Agung  (Bawas MA) merespon surat pengaduan yang diadukan oleh pengacara Siti Sapura terkait dugaan oknum panitera pengganti (PP) di Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar yang diduga meminta uang.

Bahkan pengacara senior yang getol membela hak-hak perempuan dan anak ini dikabarkan telah memenuhi panggilan atau memberikan klarifikasi kepada 3 orang utusan dari Bawas yang datang ke Bali. 

Siti Sapura atau yang dikenal dengan panggilan Ipung saat dikonfirmasi membenarkan dia telah dipanggil untuk diklarifikasi oleh utusan dari Bawas di Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar, Selasa (27/4/2021). 

"Ya benar saya sudah dipanggil untuk dimintai klarifikasi soal surat pengaduan yang saya kirim di bulan Februari 2021 lalu, " terang Ipung yang dikonfirmasi, Minggu (2/5/2021).

Ipung menjelaskan, dia sebelumnya memang mengirim tiga surat pengaduan ke Bawas. Dari surat pengaduan itu, yang baru ditindaklanjuti adalah soal dugaan oknum PP di PT Denpasar yang menangani perkaranya soal hak asuh anak meminta uang. 

"Ada tiga surat aduan yang saya sampaikan ke Bawas MA yang salah satunya adalah soal dugaan oknum PP minta uang. Sementara soal putusan majelis yang juga kami adukan katanya nanti akan dikaji oleh majelis hakim kasasi, "terang Ipung. 

Dihadapan tiga utusan dari Bawas, Ipung menceritakan awal mula bagaimana oknum PP sampai meminta uang. Awalnya Ipung didatangi oleh rekan satu timnya yang bernama I Made AS 

"Rekan saya ini (I Made AS) mengatakan bahwa ada permintaan uang dari oknum PP. Tapi saya tidak langsung percaya kalau oknum PP minta uang karena rekan saya ini memang selalu membutuhkan uang, " terang Ipung. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top