“Lewat pertunjukan ini, kami ingin membangkitkan kembali kesadaran generasi muda terhadap kekayaan budaya dan sejarah desa kami,” ujar Koordinator Pementasan, I Made Karjata.
Ia pun menggarap tabuh dalam pertunjukan ini bersama tim pendukung yang solid, termasuk pembina tari Ketut Narmada dan pembina naskah I Made Agus Adi Santika. Hingga mendapat sambutan meriah dari para penonton. Terlebih, nilai-nilai warisan lokal yang dikisahkan kembali secara hidup dan relevan di tengah era modern. Selain itu sebagai upaya menjaga jati diri Bali melalui kisah, pusaka, dan tarian.W-004










