Bank Mandiri Taspen Paparkan Capaian Penyaluran KUR dalam Rakor Bersama Kementerian UMKM

u10-IMG-20251106-WA0008
Rapat Koordinasi (Rakor) Penyaluran KUR 2025 Regional Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur yang digelar Kamis (6/11/2025) di Gedung Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Bali.

DENPASAR-fajarbali.com | Bank Mandiri Taspen, sebagai salah satu penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penyaluran KUR 2025 Regional Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur yang digelar Kamis (6/11/2025) di Gedung Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Bali.

Dalam rakor yang dipimpin Wakil Menteri UMKM RI Helvi Moraza, itu, Kepala Divisi Consumer Business & Recovery, Bank Mandiri Taspen Mohamad Razif, menyampaikan bahwa kinerja penyaluran KUR nasional tahun ini tergolong impresif. 

Hingga 3 November 2025, realisasi penyaluran KUR nasional mencapai Rp228 triliun atau 76 persen dari target plafon Rp300 triliun, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 3,87 juta debitur UMKM. 

"Dari jumlah itu, terdapat 2,01 juta debitur baru (86,25%) dan 1,18 juta debitur graduasi (101,3%)," ungkap Razif, mewakili Direktur Utama Bank Mandiri Taspen.

Menurut dia, untuk pertama kalinya, porsi penyaluran KUR sektor produksi secara nasional menembus target 60,7 persen dari total penyaluran. 

Hal ini menandakan kualitas usaha UMKM semakin meningkat dan memberi kontribusi nyata dalam penciptaan lapangan kerja baru antara 7,7 hingga 11,6 juta orang," ujar Razif dalam paparannya.

Secara regional, capaian penyaluran KUR di wilayah Jawa II, Bali, dan Nusa Tenggara juga mencatat hasil menggembirakan dengan total penyaluran mencapai Rp57,6 triliun atau 25 persen dari total nasional. Capaian ini disalurkan kepada lebih dari 1,04 juta debitur, terdiri atas 495.540 debitur baru dan 282.454 debitur graduasi.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top