Pemberian bantuan terhadap rumah warga sebanyak 31 unit yang mengalami kerusakan dengan nilainya berpariasi hal itu tergantung dari tingkat kerusakan rumah warga setelah dilakukan penghitungan dari pihak BPBD Provinsi Bali.
“Semua yang telah menerima bantuan, Putu Darma menerima Rp 30 juta mana orangnya, Luh Darsini Rp 25 juta, Kasta Wijaya Rp 25 juta, Putu Bagiarta Rp 25 juta, Kadek Rudi Artawan Rp 25 juta, Putu Suwijaya Rp 26 juta, serta Ida Ayu Kade Yastrini Rp 25 juta kan sudah semua masuk uangnya. Kalau ada yang belum masuk tolong sampaikan,”tutur Koster dihadapan warga terdampak.
Selain rumah warga yang mengalami kerusakan warga yang keluarganya meninggal dunia juga telah diberikan bantuan masing-masing sebesar Rp 15 juta. Serta dalam pemberian bantuan itu sebanyak 12 desa yang terdampak banjir bandang juga diberikan bantuan karena beberapa pasilitas pipanisasi terhadap air bersih yang juga ikut rusak akibat banjir bandang.
“Selain rumah dan beberapa Binatang peliharaan warga yang menjadi peratian pemerintah, kami juga memberikan bantuan kepada beberapa desa karena saluran air bersih banyak yang rusak akibat banjir yang terjadi seperti Desa Gobleg Rp 36,3 juta, Desa Dencarik Rp 25 juta, Desa Banjar Rp 24 juta, Desa Banyuatis Rp 24,7 juta, Desa Banyuseri Rp 7,8 juta, serta Desa Munduk Rp 5,9 juta, Desa Tirtasari menerima Rp 200 juta, Desa Kayuputih Rp 184 juta, Desa Banjar Tegeha Rp 62,4 juta, Desa Cempaga Rp 58,8 juta, Desa Tampekan Rp 53 juta, Desa Sidetapa Rp 53 juta yang mana total bantuan untuk air bersih Rp 726 juta,”tutup Koster. @gus










