Dibandingkan di lambung barat, lokasi yang baru ini diperkirakan lebih sempit. Menghindari pedagang yang tidak dapat ditampung, ukuran kios yang akan disiapkan itu disamakan yaiut 1 meter kali 1,5 meter persegi. Meskipun ukurannya tergolong sempit, namun Yudi Arsana berharap pedagang memahami kondisi ini, sehingga tidak terjadi masalah serius.
Kepala Dinas Perhubungan Buleleng Gede Gunawan, AP mengatakan, aktifitas terminal sudah dipindahkan ke Terminal Barang Ahmad Yani Barat. Di terminal ini dijadikan lokasi parkir armada Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Sedangkan untuk armada angkutan kota (angkot) ditampung pada bahu Jalan Ahmad Yani mulai jembatan Banyuasri ke timur smapai depan Koramil Buleleng."Aktifitas angkutan umum dan ini sudah diatensi para kepala terminal dan kalau soal pemanfaatan itu kewenangan PD Pasar, Disdagprin, dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Buleleng,"jelasnya. (ags)










