Bali Future Lab 2026, Merajut Kecerdasan Buatan dan Keberlanjutan Demi Masa Depan Pariwisata Bali

IMG-20260709-WA0039
Bali Future Lab 2026 yang digelar di Kampus BIM University, Kamis (9/7/2026).

Kolaborasi ini melibatkan para penggerak lingkungan untuk melahirkan solusi hijau yang aplikatif terhadap masalah-masalah riil di lapangan.

Isu lingkungan, khususnya tata kelola sampah dalam mendukung Green Tourism, menjadi salah satu sorotan utama. Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini sebagai pemantik gagasan lintas sektor.

Mewakili Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 (PSLB3), Ida Bagus Kade Wira Negara, menegaskan bahwa penanganan sampah di Bali memerlukan aksi nyata, bukan sekadar wacana di ruang seminar. Di sinilah teknologi digital dan AI diharapkan dapat mengambil peran krusial.

"Jumlah restoran dan kafe di seluruh Bali saat ini sangat banyak, mencapai 22.000 unit. Jika pendataan dan pengawasannya dilakukan secara manual, tentu membutuhkan waktu yang sangat panjang dan tenaga yang besar. Kami berharap munculnya sistem digital berbasis AI ini dapat memperpendek waktu, menghemat tenaga, dan menghasilkan data yang akurat," tegas Ida Bagus Kade Wira Negara.

Pemerintah Provinsi Bali berharap luaran dari Bali Future Lab 2026 tidak berhenti pada rekomendasi di atas kertas, melainkan melahirkan skema digitalisasi yang siap dipraktikkan langsung di lapangan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top