Mengumpulkan para ahli dibidangnya untuk mendiskusikan bagaimana teknologi dirgantara canggih dapat diintegrasikan ke dalam HADR untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas upaya tanggap bencana.
Bali Airshow 2024 menampilkan 16 pesawat statis, mulai dari pesawat komersial hingga pesawat militer dengan teknologi mutakhir yang menjadi penanda masa depan penerbangan global. Diantaranya hadir F16 Fighting Falcon, C130J Super Hercules, C-212 Aviocar, EC725, dan EMB-314 Super Tucano.
Selain itu, hadir juga dua pesawat canggih yakni F-35A Lightning II dan A400M Atlas. Tidak hanya pesawat statis, hadir juga penampilan spektakuler dalam flying display dari dua tim aerobatik Indonesia, yaitu Jupiter Aerobatic Team dengan enam pesawat KT-1B Wongbee dan Neptunus Aerobatic Team dengan enam pesawat ringan Bonanza G36.
Serta pertunjukkan solo dari F-35A Lightning II milik Royal Australian Force. Flying display akan hadir sebanyak empat kali dalam setiap harinya, menampilkan keahlian luar biasa dari teknologi industri penerbangan.
Dibuka untuk Publik
Andy Wismarsyah, CEO PT Inaro Tujuh Belas selaku penyelenggara pameran Bali Airshow menyampaikan bahwa Bali Airshow tidak hanya menjadi ajang penting yang akan mempertemukan para pemimpin industri dirgantara global, raksasa pertahanan, para ahli serta inovator terkemuka serta menjadi sebuah platform untuk memperkuat hubungan bilateral dan multilateral antara Indonesia dan negara-negara lain namun juga akan menjadi pesta bagi seluruh pecinta aviasi di Indonesia.










