Lebih jauh kata mantan wakil bupati dua priode itu, keberadaan creative hub diinisiasi oleh Pemerintah yang juga nantinya melibatkan pihak swasta. “Wadah ini harus paten sehingga mampu mengembangkan kreativitas yang ada termasuk nantinya ada pelatihan-pelatihan terkait ekonomi kreatif. Nanti kita akan melakukan pelatihan-pelatihan bagi para kaula muda untuk meningkatkan kreativitas,”lanjutnya.
Bukan hanya itu, para anak muda juga berharap dalam melakukan penataan terhadap kota Singaraja agar nantinya bisa lebih mendukung guna dalam pengembangan kreativitas para anak muda dalam melakukan segala kegiatan hingga UMKM.”Nanti kita akan lakukan penataan utamanya disepanjang pantai yang ada di Kabupaten Buleleng. Hal itu nantinya bisa dimanfaatkan sebagai tempat menyalurkan kreativitas para anak muda hingga UMKM,”janjinya lagi.
Dalam penataan jalur pantai, kata Sutjidra akan melakukan penataan dari pantai Kubujati hingga tembus ke Pantai Lovina.”Kalau penataan sepanjang pantai yang ada di Buleleng tentunya akan di bangun beberapa titik yang nantinya bisa dimanfaatkan aktivitas anak muda hingga penyediaan UMKM. Hal itu sudah barang tentu mampu menjadikan objek wisata baru di buleleng,”lanjutnya lagi.
Dilain sisi menurut calon Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna dirinya menjelaskan dalam melakukan penataan bukan saja pedestrian, namun dirinya menyebutkan juga akan dilakukan penataan kawasan Kota Singaraja dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki Buleleng.
”Nanti kita juga akan bangun penataan di kawasan kota sehingga dapat menampilkan wajah kota Singaraja yang lebih baik. Seperti misalnya wilayah perkotaan mulai dari Sukasada sampai ke Baleagung kemudian ada gedong kertya dan Tugu Singa Ambara Raja, ini juga akan menjadi perhatian kita untuk dilakukan langkah-langkah penataan,”tutur mantan Ketua DPRD Buleleng dua priode itu.










