MANGUPURA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Langkah strategis Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam menangani Covid-19, salah satunya menyiapkan rumah singgah untuk karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mahasiswa Badung yang pulang dari luar negeri. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa pun langsung gerak cepat mengunjungi beberapa hotel bintang 4 di Kuta untuk dijadikan sebagai tempat karantina dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
Didampingi dan diawasi oleh petugas medis, Pemkab juga telah menetapkan persyaratan khusus yang harus dipenuhi pihak hotel sebagai lokasi karantina. Pemkab saat ini melirik beberapa fasilitas akomodasi untuk memastikan bahwa hotel tersebut siap ketika dibutuhkan. Sejauh ini yang telah siap satu hotel di wilayah Kuta dengan 64 kamar sebagai tempat karantina PMI asal Badung dan 25 kamar untuk petugas medis.
"Nantinya dengan skema saat sampai bandara, PMI langsung diarahkan untuk diperiksa petugas medis secara komprehensif. Apabila dari hasil tes medis tersebut ada PMI yang terindikasi positif Covid-19 maka akan langsung dibawa kerumah sakit rujukan untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan PMI yang hasil testnya negatif kita langsung arahkan ke hotel tempat karantina," ujar Wabup Suiasa, Selasa (14/4/2020).
Wabup Suiasa juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha hotel karena sudah ikut bersinergi untuk turut serta dalam memberikan perawatan yang diperlukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pihaknya juga memastikan kesehatan dan keselamatan warga dan penduduk Badung yang kembali dari luar negeri dengan menampung mereka di hotel dengan fasilitas yang baik dengan didampingi petugas medis selama menjalani masa karantina.










