Awas Tergelincir, Intip Tips Aman Lewati Turunan Parkir Basah bagi Pengendara Skutik

2026-06-18-at-13.07.43
Tetap tenang hadapi turunan parkiran licin saat hujan dengan skuter matik.

DENPASAR-fajarbali.com | Musim hujan yang mengguyur wilayah Bali dan sekitarnya menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pengendara sepeda motor, khususnya pengguna skuter matik (skutik). Salah satu titik rawan kecelakaan yang sering luput dari perhatian adalah area turunan gedung parkir. Permukaan lantai parkiran yang cenderung halus akan menjadi sangat licin saat terkena air hujan yang terbawa oleh ban kendaraan, sehingga memicu risiko selip yang tinggi.

Karakteristik skutik yang menggunakan transmisi otomatis memerlukan teknik pengereman dan kontrol gas yang lebih sensitif dibandingkan motor manual. Hal ini menjadi krusial terutama saat menghadapi jalan menurun yang basah dan minim traksi. Tanpa pemahaman teknik yang benar, pengendara sangat rentan kehilangan kendali atas kendaraannya dalam situasi tersebut.

Yosept Klaudius, selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, menjelaskan bahwa material lantai gedung parkir menjadi faktor utama penyebab licinnya jalur tersebut saat basah. "Area turunan parkiran gedung sering kali menggunakan material lantai yang halus. Ketika basah, tingkat cengkeraman ban akan menurun drastis. Pengendara skutik disarankan tidak panik dan menghindari penggunaan rem secara mendadak agar roda tidak mengunci dan selip. Konsistensi dalam menjaga keseimbangan adalah kunci utama," ujar Yosept.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap keselamatan berkendara di jalan raya, Astra Motor Bali secara resmi membagikan panduan keselamatan bertajuk #Cari_Aman. Panduan ini dirancang khusus bagi para pengendara skutik agar tetap mampu menguasai kendaraan dengan aman dan tenang saat melewati turunan parkiran yang licin. Ada beberapa poin teknis yang harus diperhatikan mulai dari sebelum memasuki turunan hingga kondisi fisik kendaraan.

Langkah pertama yang paling krusial adalah mengurangi kecepatan secara bertahap sejak sebelum memasuki area turunan, bukan saat motor sudah berada di posisi menurun. Selanjutnya, pengendara wajib mengombinasikan penggunaan rem depan dan belakang secara seimbang dan perlahan. Penggunaan rem secara mendadak atau menghentak harus dihindari karena dapat memicu roda mengunci dan membuat motor langsung tergelincir.

BACA JUGA:  Lahirkan Agen Perubahan, Astra Motor Bali Sukses Jaring Instruktur Keselamatan Terbaik

Selain teknik pengereman, fokus pandangan dan posisi tubuh juga memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas berkendara. Pengendara diimbau untuk memfokuskan pandangan jauh ke depan ke arah jalur yang akan dilalui, bukan ke arah roda bawah. Posisi tubuh pun harus tetap rileks namun mantap memegang setang guna menjaga distribusi bobot motor tetap seimbang saat melintasi turunan.

Faktor kendaraan juga tidak boleh diabaikan, di mana pengendara harus memastikan alur atau kembangan ban dalam keadaan prima. Alur ban yang tebal berfungsi penting untuk membuang air (aquaplaning) dan memaksimalkan daya cengkeram pada permukaan jalan. Manajemen risiko juga diperlukan, jika intensitas hujan terlalu deras dan jalur parkiran dirasa sangat membahayakan, pengendara disarankan tidak memaksakan diri dan menunda perjalanan.

Melalui edukasi keselamatan berkendara ini, Astra Motor Bali berharap para pengendara skuter matik dapat lebih memahami teknik berkendara yang aman di berbagai kondisi cuaca yang ekstrem. Pihak Astra Motor Bali menegaskan bahwa keselamatan harus selalu ditempatkan sebagai prioritas utama dan gaya hidup bagi seluruh masyarakat dengan semangat #Cari_Aman. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top