Astra Motor Bali Perkuat Budaya Safety Riding Lewat Edukasi #Cari_Aman di FIFASTRA Denpasar 2

26-08-17_15-37-49-914
Astra Motor Bali gelar edukasi #Cari_Aman untuk karyawan di FIFASTRA Denpasar 2. (Astra Motor Bali)

DENPASAR-fajarbali.com |  Kesadaran akan keselamatan berkendara (safety riding) tidak sebatas pada kecakapan teknis mengendalikan sepeda motor, melainkan berakar dari kesiapan diri pengendara sebelum turun ke jalan. Berangkat dari komitmen tersebut, Astra Motor Bali menggelar edukasi keselamatan berkendara berkonsep #Cari_Aman di kantor FIFASTRA Denpasar 2. Kegiatan ini menyasar puluhan karyawan internal Astra Group guna menanamkan disiplin dan budaya berkendara yang aman serta tertib.

Pelatihan yang diikuti oleh 69 peserta ini menekankan pentingnya pembentukan kebiasaan berkendara yang ideal secara komprehensif. Para peserta dibekali pemahaman mengenai persiapan kondisi fisik dan mental, penggunaan perlengkapan keselamatan standar, hingga manajemen emosi saat berhadapan dengan dinamika lalu lintas. Pendekatan ini dirancang agar setiap individu tidak hanya mampu mengendarai kendaraan, tetapi juga tanggap dalam meminimalkan potensi bahaya.

Dalam sesi edukasi, penggunaan atribut keselamatan pribadi menjadi fokus utama yang ditekankan kepada peserta. Pengendara diwajibkan selalu mengenakan helm standar, jaket pelindung, sarung tangan, dan sepatu tertutup sebagai garda terdepan perlindungan fisik. Selain itu, aspek manajemen emosi dan alokasi waktu perjalanan turut disorot. Pengendara imbau untuk merencanakan waktu keberangkatan dengan baik agar tidak terburu-buru, sehingga fokus dan ketenangan dapat terjaga secara optimal di sepanjang perjalanan.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, menegaskan bahwa edukasi keselamatan berkendara harus dijalankan secara konsisten dan dimulai dari lingkungan terdekat. Langkah menanamkan nilai-nilai keselamatan pada internal perusahaan dipandang sebagai fondasi penting sebelum menyebarkannya ke ranah yang lebih luas. Melalui pemahaman yang kuat di tingkat internal, pesan edukasi diproyeksikan dapat tersampaikan dengan lebih autentik dan berdampak bagi masyarakat luas.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top