Antisipasi Meningkatnya Kasus Covid-19, Pemerintah Bali Tambah Tempat Tidur di Ruang Isolasi 

DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Dalam upaya mengantisipasi meningkatnya kasus positif Covid-19 di Bali, Pemerintah Provinsi Bali kembali menambah kapasitas tempat tidur di ruang isolasi di tiga rumah sakit (RS) rujukan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM menuturkan, ada tiga RS yang sedang dikembangkan untuk penambahan tempat tidur di ruang isolasinya, yakni RSUD Buleleng sebanyak delapan tempat tidur, RS Daerah Mangusada Badung penambahan tiga tempat tidur, dan RSUD Karangasem enam tempat tidur.

 

"Penambahan kapasitas tempat tidur ruang isolasi tersebut untuk mengatasi lonjakan jumlah pasien positif corona di daerah itu. Saat ini daya tampung atau kapasitas tempat tidur untuk ruang isolasi di 15 rumah sakit rujukan sebanyak 486 tempat tidur, masih dalam pengembangan untuk 17 tempat tidur sehingga nantinya menjadi 503 tempat tidur," ungkapnya.

 

Menurut dr. Suarjaya, sampai saat ini kapasitas ruang isolasi di Bali masih mencukupi karena dilakukan pemilahan pasien yang dirawat di rumah sakit.

Sedangkan pasien positif yang tergolong sebagai orang tanpa gejala (OTG) dirawat di sejumlah tempat karantina seperti di Bapelkesmas Denpasar, Wisma Bima, Badan Diklat di Pering, hingga tiga hotel yang juga dijadikan tempat karantina, yakni Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan Hotel Ramada.

 

"Yang gejalanya berat diarahkan dirawat di RSUP Sanglah, dan yang dengan gejala ringan hingga sedang dirawat di RS rujukan lainnya," imbuhnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top