Angkat Tema Amrih Sukaning Rat, Sanggar Seni Werdhi Budaya Sampaikan Pesan Harmoni dan Ketentraman Semesta

1000313439

 

Pertunjukan dibalut cerita kehidupan di desa yang mulai terimbas pariwisata. Di tengah kesibukan warga mencari nafkah, mereka tetap meluangkan waktu untuk ngayah dan berlatih seni. Konflik muncul saat salah satu warga, I Wayan, merasa terganggu dengan latihan gamelan dan pesantian. Dengan suara keras dan emosi, ia melampiaskan kekecewaannya. Namun, suasana reda setelah Jro Kelian dan para anggota seka santhi menanggapinya dengan bijak, menyelipkan pesan-pesan luhur melalui tembang dan sastra Bali seperti Kekawin, Palawakia, Sloka, hingga Sekar Alit.

 

Perdebatan tersebut justru menjadi ruang kontemplasi yang menyadarkan I Wayan. Ia akhirnya mengakui kekeliruannya dan mengagumi kedalaman makna sastra Bali yang sarat nilai spiritual dan kebijaksanaan. Ia tersentuh oleh tutur-tutur yang menyuarakan pentingnya menjaga harmoni kehidupan dan kelestarian bumi.

"Akhirnya dia sadar dan sangat mengagumi keindahan isi sastra yang luhur, yang bisa menuntun kehidupan ke arah yang lebih baik. Ini sesuai dengan tujuan bersama Jagat Kerthi Lokahita Samudaya, atau harmoni semesta raya," ucapnya.

 

Penampilan dalam lomba taman penasar serangkaian memeriahkan PKB ini tidak hanya sebuah sajian seni, namun juga menjadi wahana edukasi dan refleksi spiritual. "Target utama kami bukan semata juara, tapi bagaimana generasi muda bisa belajar dan mencintai budaya serta sastra Bali. Dengan begitu, mereka bisa menjadi penerus yang menjaga dan melestarikan warisan leluhur," tegasnya.W-004

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top